Menjadi mengerti, menjadi memaklumi tak semudah membakar kertas
Setiap saat menjadi sabar, setiap saat menyimpan semuanya, memendam semuanya
Tak segampang berjalan kaki
Setiap saat, setiap hari di hadapan mereka menampakkan sisi cerah yg sebenarnya gelap
Menyesakkan hati melihat semuanya namun tak bisa berbuat
Rasanya seperti tak adil
Selalu ingin mengerti bintang, menemani dan ditemani bintang yg bersinar terang itu
namun bintang terang tak mengerti inginku, aku sang bintang terbuang
Akankah lelah menjadi sabar ? akankah lelah dengan semuanya ?
Dia tak mengerti bagaimana rasanya anganku untuk menemaninya
Tak bisakah Tuhan buatnya menjadi aku ? agar dia sedikit mengerti inginku
Tak hanya aku yang mengerti inginnya
Terkadang luka yang terasa dari sang bintang terang, terkalahkan oleh terangnya sinar yang dipancarkan
Membuatku buta dan silau, sinarnya menyejukkan
Namun, tak selamanya
Sinar itu sekarang menusuk, mengeluarkan darah yang tak tertahankan derasnya
Apakah dia tau ? tidak
Dia tak mengerti, dia tak pernah tau, bahkan mungkin dia tak peduli bahwa saat ini sinarnya teramat terang dan melukaiku
Bahkan keberadaannya pun tak tentu
Dia teristimewa, namun aku tak teristimewa
Hanyalah bintang busuk yang tak berguna, tak berarti, tak penting diantara bintang2 yang lain
Menyakitkan, tapi apa buat ?
Sederas apapun darah yang ku keluarkan bintang terang akan tetap bersinar tanpa menghiraukan
Tak sanggup lagi menampakkan kecerahan dari sisi yang teramat gelap
Terlalu sulit dan lelah jika dilakukan setiap saat
Kadang, bintang yang terbuang ini ingin dimengerti dan dianggap ada dalam indahnya sang malam
Karena sang bintang terbuang memiliki hati dan perasaan yang teramat besar untuk mencintai bintang terang, hati yang terang melebihi terangnya bintang terang
Apa yang terjadi ? sinar hati bintang buangan itu membuat sang bintang terang semakin bersinar
Hati itu semakin lama semakin terang, karena semakin hari memberikan cinta yang semakin besar kepadanya
Walaupun tak terbalaskan, walaupun tak terhiraukan dan tak penting
Semakin terang bintang terang, semakin ia dikagumi. Bintang terang bahagia, dan kebahagiaan itu menguatkan bintang buangan
Tapi
saat ini bintang terang sedih meneteskan darahnya, namun apakah bintang terang tahu itu ?
apakah bintang terang peduli itu ?
apakah bintang terang ada saat itu ?
bintang terang , dapatkah kau mengerti ? sinar terangmu itu tak lepas dari aku , karena aku yg selalu mencintaimu dan menjadikanmu jauh lebih terang setiap harinya
namun apa balasmu ? acuhkan aku :(


Tidak ada komentar:
Posting Komentar